HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH, STATUS GIZI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PENYAKIT ISPA PADA BALITA USIA 6–23 BULAN DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KARANG ASAM, KOTA SAMARINDA PADA TAHUN 2018

  • Agustina Rahayu Magdaleni Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Samarinda Kaltim
  • Dimas Bagus Irawan 3Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Widyagama Mahakam Samarinda
  • Sayidi Sukemi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Widyagama Mahakam Samarinda

Abstract

Acute respiratory infection (ARI) is one of the main causes of patient visits (40%60%) in public health centers from year to year and is always on the list of the 10 most diseases each year in health facilities, such as health centers. Populations susceptible to ARI are children less than two years old who have health problems such as malnutrition, have a history of low birth weight (LBW), do not get exclusive breastfeeding. The aim of this research is to find out the relationship between LBW, nutritional status and exclusive breastfeeding with ARI in infants aged 623 months in Karang Asam Public Health Center in 2018. This research is quantitative research with a design cross-sectional. The study was conducted on 87 samples, namely toddlers aged 623 months who visited and registered at Karang Asam Public Health Center. The sample was taken by accidental sampling. Bivariate analysis using the Chi-Square test showed a significant correlation between nutritional status and ARI in infants aged 623 months (0.026) and between exclusive breastfeeding and ARI in infants aged 623 months (0.005). Whereas there was no association between LBW and ARI in infants aged 623 months at Karang Asam Public Health Center in 2018 (0.078). It can be concluded that there are significant relationships between nutritional status and exclusive breastfeeding with ARI in infants aged 623 months. In contrast to LBW, there is no association between LBW and ARI in infants aged 623 months in Karang Asam Public Health Center in 2018

Keyword
Exclusive Breastfeeding, Low Birth Weight, Acute Respiratory Infection, and Nutritional Status.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Kementerian Kesehatan RI. 2016. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Jakarta: Kemenkes RI.
[2] Kementerian Kesehatan RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
[3] Sukmawati dan Ayu, S. D. 2010. Hubungan status gizi, berat badan lahir, imunisasi dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tunikamaseang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Media Gizi Pangan. 10(2). Makassar.
[4] Candrasari, dkk. 2012. Hubungan antara pertambahan berat badan ibu hamil. Jurnal Penelitian Sains & Teknologi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Fakultas Kedokteran. Surakarta.
[5] Kementerian Kesehatan RI. 2018. Buku Saku Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.
[6] Elyana, Mei dkk. 2013. Hubungan Frekuensi ISPA Dengan Status Gizi Balita. Ejournal Undip. Vol 1, No. 1, Hal. 9.
[7] Hadiana, Suman Yus Mei. 2013. Hubungan status gizi terhadap terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita di Puskesmas Pajang Surakarta. Surakarta: Universitas Muhammadiyah.
[8]. Ikasari, Filia Sofiani. 2015. Pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian ISPA pada bayi usia 6-12 Bulan. Jurnal Ilmu Keperawatan. 3(2).
[9]. Imelda. 2017. Hubungan berat badan lahir rendah dan status imunisasi dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut pada balita di Aceh Besar. Jurnal Ilmu Keperawatan. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.
[10]. Irma O., dkk. 2014. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di Puskesmas Garuda Kota Bandung. Jurnal Ilmu Keperawatan. Bandung: Universitas BSI.
[11]. Arlius, Afrizal dkk. 2017. Hubungan ketahanan pangan keluarga dengan status gizi balita (studi di Desa Palasari dan Puskesmas Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang). Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
[12]. Puskesmas Karang Asam. 2017. Profil Puskesmas Karang Asam tahun 2017. Samarinda: Puskesmas Karang Asam.
[13]. Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Edisi Revisi 2012. Jakarta: Rineka Cipta.
[14]. Munasir Z. dan Kurniati N. 2008. Air susu ibu dan kekebalan tubuh. Buku Bedah ASI IDAI.Jakarta:IDAI.[http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/airsusu-ibu-dan kekebalantubuh] Diakses tanggal 17 Desember 2018.
[15]. Baratawidjaja, K. G. dkk. 2012. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (Imunologi Dasar). Jakarta Pusat: Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. 372-373.
[16]. Aldy O. S., dkk. 2009. Dampak proteksi air susu ibu terhadap infeksi. Sari Pediatri. 11(3). Medan: Univesitas Sumatera Utara.
[17]. Dinas Kesehatan Kota Samarinda. 2016. Profil Kesehatan Kota Samarinda Tahun 2016. Samarinda: Dinas Kesehatan Kota Samarinda
[18]. Kementerian Kesehatan RI. 2011. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI
[19]. Kementerian Kesehatan RI. 2017. Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2016. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI
[20]. Rahman, A. dkk 2015. Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian penyakit infeksi saluran pernafasan akut pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Managaisaki. Jurnal Kesehatan Tadulako. 1(1). Palu: Universitas Tadulako.
[21]. Shifa, Mutiara dkk. 2016. Hubungan status gizi dengan ketahanan terhadap ISPA non-pneumonia pada balita di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Berkala Kedokteran. 12(2). Banjarmasin: Univesitas Lambung Mangkurat.
[22]. Utomo, Budi. 2009. Pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada anak usia 6-23 bulan di Kabupaten Konawe. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Published
2021-01-06
How to Cite
MAGDALENI, Agustina Rahayu; IRAWAN, Dimas Bagus; SUKEMI, Sayidi. HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH, STATUS GIZI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PENYAKIT ISPA PADA BALITA USIA 6–23 BULAN DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KARANG ASAM, KOTA SAMARINDA PADA TAHUN 2018. JURNAL ATOMIK, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 123-131, jan. 2021. ISSN 2549-0052. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/JA/article/view/975>. Date accessed: 16 jan. 2021.
Section
Artikel