UJI FITOKIMIA DAN TOKSISITAS EKSTRAK METANOL AKAR MANGROVE Rhizophora mucronata DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)

  • Reghyna Amilya Ramadhani
  • Usman Usman

Abstract

Mangrove memiliki manfaat bagi kehidupan manusia, yaitu manfaat ekologi dan ekonomi, salah satunya sebagai sumber pangan dan obat-obatan. Tanaman mangrove secara tradisional dimanfaatkan sebagai tanaman obat, antara lain untuk pengobatan asma, diabetes, hepatitis, penyakit kulit, diare, penyakit mata dan penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder dan uji toksisitas larva udang dengan ekstrak metanol akar R.mucronata. Penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu ekstraksi, uji fitokimia dan uji toksisitas. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan menggunakan pelarut metanol. Hasil ekstraksi yang didapatkan yaitu ekstrak kental berwarna cokelat kemerahan.  Analisis uji fitokimia dilakukan dengan cara uji warna. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak metanol akar mangrove R.mucronata mengandung senyawa alkanoid, saponin dan fenolik. Selanjutnya untuk uji toksisitas menggunakan metode BSLT. Uji toksisitas dilakukan dengan metode  Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dan analisis menggunakan analisa probit. Hasil ini menunjukkan bahwa jaringan akar dari mangrove R.mucronata tidak bersifat toksik karena memiliki nilai LC50>1000 μg/mL.


 


Kata kunci: R.mucronata, uji fitokimia, uji toksisitas.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-10-03
How to Cite
RAMADHANI, Reghyna Amilya; USMAN, Usman. UJI FITOKIMIA DAN TOKSISITAS EKSTRAK METANOL AKAR MANGROVE Rhizophora mucronata DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT). PROSIDING SEMINAR KIMIA, [S.l.], p. 137-141, oct. 2021. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1057>. Date accessed: 29 oct. 2021.