AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK N-HEKSANA, ETILASETAT DAN ETANOL DARI BUAH RANTI HITAM (Solanum Blumei) Ness Ex Blume DENGAN METODE PEREDAMAN DPPH

  • Murniaty Simorangkir
  • Ribu Surbakti
  • Tonel Barus
  • Partomuan Simanjuntak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak n-heksan, etilasetat dan etanol dari buah Ranti Hitam (Solanum blumei Ness ex Blume). Uji antioksidan dilakukan dengan metode peredaman DPPH (1.1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl). Hasil uji antioksidan menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi adalah ekstrak etanol dengan % inhibisi (38,72 %) dibandingkan ekstrak etilasetat (17,37 %) dan ekstrak n-heksana (3,015 %) dengan nilai IC50 dari ekstrak etanol terkecil (128,79 ppm), diikuti ekstrak etilasetat (343,37 ppm) dan ekstrak n-heksana (3570,66 ppm). Nilai IC50 (Inhibition Concentration 50) adalah konsentrasi antioksidan (g/mL) yang mampu menghambat 50% radikal bebas. Kandungan metabolit sekunder pada ekstrak etanol buah adalah alkaloid, sedikit flavonoid, fenol dan tanin

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-04-26
How to Cite
SIMORANGKIR, Murniaty et al. AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK N-HEKSANA, ETILASETAT DAN ETANOL DARI BUAH RANTI HITAM (Solanum Blumei) Ness Ex Blume DENGAN METODE PEREDAMAN DPPH. PROSIDING SEMINAR KIMIA, [S.l.], apr. 2016. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/prosiding/article/view/117>. Date accessed: 27 sep. 2020.
Section
Artikel

Keywords

Antioksidan, buah, Solanum blumei Ness ex Blume, metode DPPH, tanaman obat Indonesia