PENGARUH pH PADA SEEDING DAN AKLIMATISASI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT (LCPKS) DALAM BIOREAKTOR ANAEROBIK

  • Abdul Kahar Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman
  • Rahmat Gunawan

Abstract

Pengolahan biologis, limbah cair yang mengandung substrat organik terlarut dalam bioreaktor anaerobik juga ditentukan oleh proses seeding dan aklimatisasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pH seeding dan aklimatisasi POME terhadap COD, BOD dan tekanan biogas dalam bioreaktor anaerobik. Seeding dan aklimatisasi dilakukan pada pH ambient, pH 7.2 dan dan pH 8.0 serta temperature ambient. Tekanan biogas seeding dan aklimatisasi POME dalam bioreaktor anaerobik pada pH 7.2 lebih besar dari pH ambient lebih besar dari pH 8.0, berturut-turut adalah 637 mmH2O; 627 mmH2O dan 598.6 mmH2O. BOD removal pada pH ambient, ph 7.2 dan pH 8.0 berturut-turut adalah 50.1%, 48.86 % dan 47.25%. BOD removal rata-rata sebesar 48.74%. COD removal pada pH ambient, ph 7.2 dan pH 8.0 berturut-turut adalah 52.08%, 43.68% dan 43.18%. COD removal rata-rata sebesar 46.31%. Rasio BOD/COD yang menunjukkan biodegradabilitas seeding dan aklimatisasi POME, pada pH ambient, pH 7.2 dan pH 8.0 berturut-turut adalah 0.505, 0.443 dan 0.478, dengan BOD/COD rata-rata adalah 0.475.


 


Kata Kunci: Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS), Seeding, Aklimatisasi, Bioreaktor Anaerobik

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-01
How to Cite
KAHAR, Abdul; GUNAWAN, Rahmat. PENGARUH pH PADA SEEDING DAN AKLIMATISASI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT (LCPKS) DALAM BIOREAKTOR ANAEROBIK. PROSIDING SEMINAR KIMIA, [S.l.], p. 1-5, dec. 2019. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/prosiding/article/view/850>. Date accessed: 22 feb. 2020.
Section
Artikel