KOMPOSISI OPTIMUM PEMBUATAN ADSORBEN KITOSAN-Fe3O4 (K-Fe3O4) DAN KARAKTERISASINYA DENGAN MENGGUNAKAN FT-IR DAN XRD

  • Aris Munandar Jurusan Kimia FMIPA Universitas Mulawarman
  • Alimuddin Alimuddin Jurusan Kimia FMIPA Universitas Mulawarman
  • Ika Yekti Liana Sari Jurusan Kimia FMIPA Universitas Mulawarman
  • Soerja Koesnarpadi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Mulawarman

Abstract

Telah dilakukan sintesis adsorben K-Fe3O4 dari magnetit (Fe3O4) yang sebelumnya dibuat dari ferri amonium sulfat (III) dan ferro amonium sulfat (II) dengan perbandingan 3:1. Kemudian Fe3O4 dimodifikasi dengan kitosan yang dimanfaatkan untuk mengadsorpsi ion logam Pb2+. Adsorben diatur dengan perbandingan komposisi magnetit dan kitosan 1:1; 2:1 dan 1:2. Karakteristik adsorben K-Fe3O4 dan interaksi adsorben terhadap ion Pb2+ diketahui berdasarkan data Fourier Transform Infared (FTIR) dan X-ray Powder Diffraction (XRD). Untuk hasil FT-IR, K-Fe3O4 mengalami perubahan peak pada panjang gelombang 354,9 cm-1 merupakan gugus O ̶ Fe dan 1026 cm-1 yang merupakan gugus fungsi dari C ̶ O. Hasil XRD menunjukkan puncak-puncak karakteristik magnetit dan K-Fe3O4 terdapat di 2θ = 35,79° dan 36,01° dimana hasilnya tidak mengalami perubahan yang signifikan menandakan bahwa senyawa magnetit ini tetap ada di K-Fe3O4. Konsentrasi ion logam Pb2+ setelah adsorpsi ditentukan secara spektrofotometer serapan atom (SSA). Hasil penelitian didapatkan bahwa perbandingan komposisi yang ideal adalah 1:1 dengan % penyerapan sebesar 94,97 % untuk ion logam Pb2+.


 


Kata kunci: Adsorben, Magnetit, Kitosan, Ion Logam Pb2+, Fourier Transform Infared (FTIR), X-ray Powder Diffraction (XRD), Spektrofotometer Serapan Atom (SSA).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-01
How to Cite
MUNANDAR, Aris et al. KOMPOSISI OPTIMUM PEMBUATAN ADSORBEN KITOSAN-Fe3O4 (K-Fe3O4) DAN KARAKTERISASINYA DENGAN MENGGUNAKAN FT-IR DAN XRD. PROSIDING SEMINAR KIMIA, [S.l.], p. 17-20, dec. 2019. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/prosiding/article/view/853>. Date accessed: 04 july 2020.
Section
Artikel