ISOLASI SENYAWA KIMIA HIDROKSIMETIL (4-(5-METILHEKSIL) FENIL KETON DARI EKSTRAK METANOL KACANG KARA BENGUK (Mucuna pruriens (L.) DC

  • Lilik Sulastri Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Abstract

Kacang kara benguk, Mucuna pruriens (L.) DC (Fabaceae) dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa Tengah sebagai bahan baku tempe, sedangkan di Nigeria sudah dimanfaatkan sebagai obat untuk anti kanker. Pada penelitian ini dilakukan maserasi dengan pelarut metanol yang kemudian dipartisi dengan pelarut n-heksan, etil asetat, n-butanol, dan air, dan dilanjutkan uji aktivitas sitotoksik dengan larva udang metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Fase teraktif yaitu fase etil asetat dilanjutkan isolasi dan permunian dengan kromatografi kolom (SiO2; n-heksan-etilasetat = 10:1 ~ 1 : 1; etilasetat) dan KLT preparatif (SiO2; n-heksan-etilasetat  10 : 1) menghasilkan isolat murni KBEA 1-5. Berdasarkan interpretasi data spektra UV-Vis, FT-IR, RMI 1 D (RMI proton, karbon dan DEPT) isolat KBEA 1-5 diestimasi sebagai senyawa kimia hidroksimetil-{4-(5-metilheksil)fenil}keton yang mempunyai aktivitas sitotoksik sebesar LC50 270.50 bpj.


 


Kata Kunci: kara benguk, Mucuna pruriens (L.) DC, Fabaceae,  hidroksimetil{4 (5-metilheksil)fenil}keton

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-02
How to Cite
SULASTRI, Lilik. ISOLASI SENYAWA KIMIA HIDROKSIMETIL (4-(5-METILHEKSIL) FENIL KETON DARI EKSTRAK METANOL KACANG KARA BENGUK (Mucuna pruriens (L.) DC. PROSIDING SEMINAR KIMIA, [S.l.], p. 52-56, dec. 2019. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/prosiding/article/view/859>. Date accessed: 27 sep. 2020.
Section
Artikel