GRAFT KOPOLIMERISASI KARET ALAM DENGAN GLISIDIL METAKRILAT: PENGARUH TEMPERATUR, WAKTU, KECEPATAN ROTOR, KONSENTRASI PEROKSIDA DAN MONOMER

  • Eddiyanto Eddiyanto
  • Bajoka Naainggolan

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh temperatur, kecepatan rotor, waktu, dan konsentrasi peroksida dan monomer Glisidil metakrilat (GMA). Sifat dan efisiensi pencangkokan GMA pada karet alam (NR) dilakukan menggunakan metode proses reaktif. Tiga jenis peroksida yang berbeda, benzoil peroksida (BPO), dikumil peroksida (DCP), dan 2,5-dimetil-2,5-bis-(tert-butil peroksi) heksana (T-101) diperiksa sebagai inisiator radikal bebas. Metodologi yang tepat ditetapkan dan komposisi kimia serta parameter pemrosesan reaktif diperiksa dan dioptimalkan. Prosedur untuk pemurnian produk reaksi dikembangkan sehingga tingkat pencangkokan monomer pada polimer dapat dikarakterisasi secara akurat, terutama menggunakan teknik FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat pencangkokan meningkat dengan meningkatnya konsentrasi GMA yang ditambahkan. Derajat pencangkokan GMA meningkat dengan meningkatnya konsentrasi peroksida. Jenis peroksida yang terbaik adalah T-101>DCP>BPO. Peroksida yang cocok untuk inisiasi reaksi pencangkokan GMA pada NR adalah T-101 dengan suhu optimum adalah 160oC.
Kata Kunci: SIR-20, grafting kopolimerisasi, peroksida organik, derajat pencangkokan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-02-02
How to Cite
EDDIYANTO, Eddiyanto; NAAINGGOLAN, Bajoka. GRAFT KOPOLIMERISASI KARET ALAM DENGAN GLISIDIL METAKRILAT: PENGARUH TEMPERATUR, WAKTU, KECEPATAN ROTOR, KONSENTRASI PEROKSIDA DAN MONOMER. PROSIDING SEMINAR KIMIA, [S.l.], p. 23-30, feb. 2022. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1089>. Date accessed: 08 aug. 2022.