Analisis Kadar Ion Pb2+ Pada Kangkung Darat (Ipomea Reptans Poir) Yang Diberi Air Lindi Dari Tpa Sampah Bukit Pinang Samarinda

  • Hamsina Hamsina SMA N 11 Samarinda, Jalan pelita IV Sambutan Samarinda
  • Bohari Yusuf Jurusan Kimia FMIPA Universitas Mulawarman
  • Erwin Erwin Jurusan Kimia FMIPA Universitas Mulawarman

Abstract

The Research to determine the levels of Pb ion on swamp cabbage (Ipomoea reptans Poir) where each of media cropping given variation of leachate volume from TPA Bukit Pinang Samarinda for every 10 kg of soil has been carried out. Swamp cabbage was analyzed in the roots, stems and leaves at the age of 2 weeks to 4 weeks. The levels of Pb2+ ion was determined by dry destruction method, then measured by atomic absorption spectrophotometry. Pb2+ ion was accumulated on the ground kale plants. The highest levels of Pb2+ ion was contained in the roots of ground kale plants on media cropping which added 1.5 L of leachate at the age of 3 weeks of 2.0642 mg / kg wet weight. The lowest level of Pb2+ ion was contained in the leaves of control plants at the age of 2 weeks that was 0.0177 mg / kg wet weight.

Keyword
Pb Ion, Ground Kale Plants, Leachate

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Hadisuwito, S. 2007. Membuat Kompos Pupuk Cair. Jakarta. Agromedia Pustaka. 1, 4-6, 15.
[2] Kettunen, R.H., Marttinen R.H., Sormunen, K.M., Soimasuo, R.M. and Rintala, J.A. 2002. Screening Of Physical Chemical Methods For Removal Of Organic Material, Nitrogen And Toxicity From Low Strength Landfill Leachates. Finland. Science Direct. (Diakses 28 Januari 2014 : 4.00 PM)
[3] Damanhuri, T.P. 1993. Pengelolaan Persampahan. Jakarta. Erlangga.
[4] Asbar, I. 2001. Pengaruh Aluminium Sulfat Dan Kalsium Monoksida Terhadap Efek Akut Cairan Lindi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah. Disertasi Tidak Diterbitkan. Surabaya : Program Pascasarjana Universitas Airlangga.
[5] Siregar, S.A. 2005. Instalasi Pengolahan Air Limbah. Yogyakarta : Kanisius. 20, 110.
Plant Physiology. Vol. 17 no. 1. (Diakses 13 Oktober 2014 : 9. 51 AM).
[6] Notohadiprawiro, T., Suryanto, Hidayat M.S. dan Asmara A. A. 2006. Nilai Pupuk Sari Kering Limbah Kawasan Industry Dan Dampak Penggunaannya Sebagai Pupuk Atas Lingkungan. Tidak di terbitkan. Yogyakarta : Ilmu tanah Universitas Gadjah Mada. (Diakses 11 Maret 2014 : 12.28 AM)
[7] Palar, H. 1994. Pencemaran Dan Toksikologi Logam Berat. Jakarta. Rineka Cipta. 23-24, 37, 55, 79.
[8] Sharma, P., and Dubey R.S. (2005). Lead toxicity in plants. Londrina. Brazilian Journal of
[9] Kohar, I., Hardjo, P.H. dan Lika, I.I. 2005. Studi Kandungan Logam Pb Dalam Tanaman Kangkung Umur 3 dan 6 Minggu Yang Ditanam Di Media Yang Mengandung Pb. Makara, Sains, Vol. 9, No. 2, Nopember 2005: 56-59. (Diakses pada tanggal 11 Maret 2013 : 7. 23 AM )
[10] SNI 7387: 2009. Batas Maksimum Cemaran Logam Berat Dalam Pangan. Badan standarisasi nasional, ICS 67.220.20. (Diakses 19 April 2014 : 8.58 PM)
[11] SNI 06-6992.3-2004. Cara Uji Timbal (Pb) Secara Destruksi Asam Dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Badan Standarisasi Nasional, ICS 13.080.99. (Diakses 18 April 2014 : 8.40 PM)
[12] Subroto. 2003. Tanah Pengelolaan dan Dampaknya. Samarinda. Fajar Gemilang. 45, 61, 69.
[13] Rosmarkam, A. dan yuwono, N. W. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Yogyakarta. Kanisius. 32, 44, 166, 205.
[14] Mulyani, S. E.S. 2006. Anatomi Tumbuhan. Yogyakarta. Kanisius. 157, 201, 250.
[15] Salisbury F.B. dan Ross C. W. 1995. Fisiologi Tanaman. Jilid Dua: Biokimia Tumbuhan. Edisi keempat. Bandung. Penerbitn ITB Bandung. 32, 11, 129, 154.
[16] Agustina, L. 2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Jakarta. Rineka Cipta. 28, 41, 47, 52
[17] Liong, S., Noor A., Taba P. dan Abdullah A. 2011. Studi Fitoakumulasi Pb Dalam Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir). Makassar. Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin. (Diakses 13 Oktober 2014 : 8. 51 AM).
[18] Lakitan, B. 2012. Dasar Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta. RajaGrafindo Persada. 43, 65, 78, 82
[19] Hanafiah, K.M. 2005. Dasar Dasar Ilmu Tanah. Jakarta. RajaGrafindo Persada. 117, 167, 267
[20] Mas’ud P. 1992. Telaah Kesuburan Tanah. Yogyakarta. Angkasa. 36, 55, 202, 213, 219.
[21] Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2009. Penetapan Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Kimia Dalam Makanan. Nomor HK. 00.06.1.52.4011. Jakarta. Hal : 23. (Diakses 19 April 2014 : 8.32 PM)
Published
2017-12-29
How to Cite
HAMSINA, Hamsina; YUSUF, Bohari; ERWIN, Erwin. Analisis Kadar Ion Pb2+ Pada Kangkung Darat (Ipomea Reptans Poir) Yang Diberi Air Lindi Dari Tpa Sampah Bukit Pinang Samarinda. JURNAL KIMIA MULAWARMAN, [S.l.], v. 15, n. 1, p. 35-45, dec. 2017. ISSN 2476-9258. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/JKM/article/view/545>. Date accessed: 18 oct. 2018. doi: https://doi.org/10.30872/jkm.v15i1.545.
Section
Artikel