DEGRADASI ZAT WARNA DIREK MERAH SECARA ELEKTROLISIS

  • Ghatien Rosigita Program Studi Sarjana Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Nur Hazlina Program Studi Sarjana Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Nila Choirunayli Program Studi Sarjana Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Regina Purwita Sari Program Studi Sarjana Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Dini Novita Mayang Pangastuti Program Studi Sarjana Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Sri Lestari Program Studi Sarjana Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Abstract

Direct dyes are synthetic dyes of the azo group which can quickly absorb on cellulose fibers and are capable of producing long-lasting quality printing dyes, so they are widely used in the textile industry. However, the waste originating from the dyeing process containing synthetic dyes is difficult to degrade naturally so it will cause environmental pollution. This study aims to degrade red direct dyes by electrolysis using PbO2/Pb electrodes from used batteries. This research was carried out by electrolyzing red direct dye solutions at various work potentials, variations in Na2SO4 concentrations, variations in electrolysis time, and variations in concentrations of red direct dyes. The absorbance of the direct dye solution before and after electrolysis was measured using a UV-VIS spectrophotometer at a wavelength of 550 nm. The results showed that the optimum working potential was 8 volts, the optimum concentration of 0,2 M Na2SO4 and the optimum electrolysis time was 65 minutes. At the optimum working potential, time and concentration of Na2SO4, an increase in the red direct solution concentration will decrease the percentage of decolorization.

Keyword
degradation, red direct, electrolysis

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Bachtiar, I. dan Widodo, D. S. (2015). Elektrodekolorisasi limbah cair pabrik tekstil di wilayah Semarang dengan elektroda PbO2/Pb. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 18(3): 85-90.
[2] Mustika, S., Haris, A., dan Prasetyo, N. B. A. (2013). Kajian metode elektrofotokatalisis, elektrolisis, dan fotokatalisis pada dekolorisasi larutan zat warna remazol black B yang mengandung ion logam Cu2+. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 16(1): 17-22.
[3] Santoso, R.E., Josef, A. I., Afanti, T. B., Sarwanto, dan Utami, L. A. (2022). Pewarnaan menggunakan zat warna direk dengan pengental dalam pembuatan kain tritik. Jurnal Brikolase Online, 14(2): 84-97.
[4] Widodo, D.S., Ismiyarto, I. dan Noorikhlas, F. (2009). Elektromediasi perairan tercemar: Elektrodekolorisasi larutan remazol black B dengan elektoda timbal dioksida/karbon dan analisis larutan sisa dekolorisasi. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 12(1): 1-6.
[5] Triavia, I., Widodo, D. S., dan Haris, A. (2016). Elektrodekolorisasi limbah cair zat warna batik di Kota Solo dengan elektroda PbO2/Cu. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 19(1): 11-14.
[6] Kusuma, A.R., dan Widodo, D.S. (2014). Elektrodekolorisasi limbah cair batik di Pekalongan dengan elektroda PbO2/Cu. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 17(3): 57-61.
[7] Widayanti, G., Widodo, D. S., dan Haris, A. (2012). Elektrodekolorisasi perairan tercemar limbah cair industri batik dan tekstil di daerah Batang dan Pekalongan. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 15(2): 62-69.
Published
2023-08-21
How to Cite
ROSIGITA, Ghatien et al. DEGRADASI ZAT WARNA DIREK MERAH SECARA ELEKTROLISIS. JURNAL ATOMIK, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 60-64, aug. 2023. ISSN 2549-0052. Available at: <https://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/JA/article/view/1269>. Date accessed: 19 july 2024.
Section
Artikel