ANALISA KADAR VITAMIN C PADA BUAH ANGGUR HIJAU (Vitis vinifera L.) DENGAN VARIASI LAMA PENYIMPANAN PASCA PANEN

  • Linda Yuniar Astria Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman
  • Bohari Yusuf Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman
  • Alimuddin Alimuddin Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman

Abstract

A research on the analysis of the levels of vitamin C in fruit green grapes (Vitis vinifera L.) with a variation of the old post-harvest storage. The study was conducted with a variety of post-harvest storage time for 7 days at room temperature and coolant temperature, and test level of vitamin C used is the titration method iodimetri were then analyzed using independent t-test. The results showed that there was no effect of storage time on the vitamin C content of green grapes on storage at room temperature and coolant temperature. The highest levels of vitamin C contained in the storage day 5 the coolant temperature is 15.37 mg/g sample.

Keyword
Vitamin C, Vitis vinifera L, Titration Iodimetri

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Hidayat. 2006. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi Konsep & Proses Perawatan. Jakarta: Salemba Medika.
[2] Winarno, F. G. 2008. Kimia Pangan & Gizi. Bogor: M-Biro Press.
[3] Poedjiadi, Anna. 2009. Dasar-dasar Biokimia. Jakarta: UI Press.
[4] Rohman, Abdul. dkk. 2007. Metode Kromatografi Untuk Analisis Makanan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
[5] Goodman, Sandra. 1995. ESTER C: Vitamin C Generasi III. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
[6] Bambang, C. 2010. Sukses Budidaya Anggur Hijau di Perkarangan dan Perkebunan. Yogyakarta: Lily.
[7] Rismunandar, M. dkk. 2003. Lada Budidaya dan Tata Niaga. Jakarta: Penebar Swadaya.
[8] Ashari, S. 1995. Hortikultura Aspek Budidaya. Jakarta: UI Press.
[9] Pantastico, E. R. 1989. Fisiologi Pasca Panen, Penanganan dan Pemanfaatan Buah-buahan dan Sayur-sayuran Tropik dan Subtropik. Yogyakarta: UGM Press.
[10] Andarwulan, N dan Sutrisno. 1992. Kimia Vitamin. Jakarta: Rajawali Press.
[11] Santoso, Bambang S. 2005. Bahan AjarPasca Panen Hortikultura. http://fp.unram.ac.id/data/DR.Bambang %20B%20Santoso/BahanAjar-PasscaPanenHortikultura ((Diakses tanggal 15 Mei 2012).
[12] Sudarmadji, S. dkk. 2007. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Liberty.
[13] Juniasih, I. A. K. 1997. Pengaruh Jenis Kemasan dan Lama Penyimpanan Terhadap Retensi Vitamin C, Total Asam, dan pH Buah Stroberri. Skripsi S1 tidak dipublikasikan. Program StudiTeknologi Pertanian. Denpasar. Universitas Udayana.
[14] Gaman, M dan Sherrington. 1992. Ilmu Pangan, Penghantar Ilmu Pangan, Nutrisi dan Mikrobiologi Edisi II. Yogyakarta: UGM Press.
[15] Rachmawati, Rani. dkk. Agustus 2009. Pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kandungan vitamin C padacabai Rawit putih (Capsicum frustescens). Jurnal Biologi XIII (2). Hal. 36 – 40.
[16] Sjaifullah. 1997. Petunjuk Memilih Buah. Jakarta: PT. Swadaya.
Published
2018-08-28
How to Cite
ASTRIA, Linda Yuniar; YUSUF, Bohari; ALIMUDDIN, Alimuddin. ANALISA KADAR VITAMIN C PADA BUAH ANGGUR HIJAU (Vitis vinifera L.) DENGAN VARIASI LAMA PENYIMPANAN PASCA PANEN. JURNAL ATOMIK, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 68-72, aug. 2018. ISSN 2549-0052. Available at: <http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/JA/article/view/377>. Date accessed: 20 june 2019.
Section
Artikel

Keywords

vitamin C, Vitis vinifera L., Titrasi iodimetri